BPK Temukan Penyelewengan 60 M APBD Pegubin Tahun Anggaran 2019, Pieter Kalakmabin Minta BPK Papua Segera Ditindaklanjuti

  • Whatsapp
Pieter Kalakmabin (Dok. Pribadi untuk Tribunpapua.id)
banner 468x60

JAYAPURA, TRIBUNPAPUA.ID—Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan  (BPK) Provinsi Papua terhadap hasil pemeriksaan intern Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2019 pada pemerintah daerah Kabupaten Pegunungan Bintang adalah terdapat temuan 60 Miliar lebih.

Hal itu dikatakan Pieter Kalakmabin kepada media ini di Jayapura, Senin, 11 Mei 2020 mengikuti hasil Laporan BPK Provinsi Papua belum lama ini.

Ia mengatakan  “Hasil laporan BPK Provinsi Papua Temuan 60 miliar lebih ini tersebar di 13 OPD dengan temuan terbanyak pada sekretariat daerah sebanyak 32 miliar lebih, Badan Pengelolaan Keuangan Dan Asset Daerah (BPKAD) sebanyak 23 miliar lebih, menyusul 11 OPD lainnya di lingkungan pemerintah daerah kabupaten Pegunungan Bintang”kata Pieter Kalakmabin, yang juga ketua Partai Golkar ini.

Menurutnya, walaupun kita sedang fokus perangi pandemik Covid-19, saya mengingatkan kepada eksekutif pemerintah daerah Pegunungan Bintang umumnya dan khususnya 13 OPD yang diingatkan BPK Papua agar menjadi perhatian serius sebelum adanya LKPJ Bupati Pegunungan Bintang tahun anggaran 2019.

“Temuan APBD Pegubin ini cukup besar dan memprihatinkan, soalnya terbesar ada di Sekretariat Daerah dan BPKAD yang mestinya menjadi contoh untuk OPD lainnya”ucap Pieter Kalakmabin.

Lebih lanjut ia mengatakan jika kemudian tidak ada tindak lanjut, kami menghimbau kepada BPK Papua dan pihak terkait lainnya agar menjadi perhatian khusus, ucapnya.

“Ini kerugian Negara sebanyak 60 Miliar, BPK juga harus kerja Profesional. Kami menduga Bupati Costan Oktemka dan BPK Provinsi Papua sedang bermain untuk mengamankan 60 Miliar lebih ini”Tegasnya.

Fransiskus Kasipmabin

 

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *