Memajukan Pendidikan Pegunungan Bintang, Butuh Pemimpin Yang Jujur dan Transparan

  • Whatsapp
Terlihat Anak Anak SD Ulkubi berbaris di halaman Gedung Sekolah beratapkan Gaba Gaba (Dok.Tribunpapua.id)
banner 468x60

OLEH PEIPKON NINGMABIN

 TRIBUNPAPUA.ID—Dalam setiap penyelenggaraan organisasi transparansi sangat dibutuhkan. Terutama  organisasi publik seperti pemerintahan dituntut untuk harus terbuka atau transparan, kecuali hal-hal tertentu yang dibatasi oleh aturan. Transparan berarti  jujur dan terbuka kepada publik tentang apa yang dikerjakan dalam pemerintahan, baik tentang anggaran, program maupun setiap kebijakan yang diambil untuk pembangunan.

Transparansi dalam pemerintahan merupakan suatu kewajiban, namun Kabupaten Pegunungan Bintang saat ini berbanding terbalik. Oleh sebab itu, masyarakat Pegunungan Bintang mengalami krisis multidimensi pembangunan.

Hal tersebut terjadi karena  pemimpin daerah tidak transparan dan tidak mampu menyelesaikan permasalahan yang ada. Sehingga saat ini masyarakat Pegunungan Bintang membutuhkan  pemimpin baru yang jujur, amanah, berintegritas,  menghormati dan mencintai sesama, senantiasa melayani dan menjaga keharmonisan.

Selain itu, berani dalam mengambil kebijakan untuk banyak orang dan bertindak kreatif untuk memecahkan persoalan pembangunan daerah. Dengan sikap dan perbuatan pemimpin yang baik akan membuat  orang lain menaruh rasa hormat dan kepercayaan. Mereka  akan merasa senang dan nyama bekerja sama.

Kurangnya perhatian dari pemerintah Daerah merupakan salah satuh faktor yang menyebabkan indikasi rendahnya kualitas pendidikan. Misalnya, SD inpres ulkububi dan beberapa SD di lingkup pemerintah Pegunungan Bintang yang masih sangat miris. Faktor rendahnya kualitas pendidikan Pegunungan Bintang berasal dari lemahnya pemerintah dalam menggali potensi bejalar, faktor ekonomi untuk menompang keluarga, kurangnya infrastruktur pembangunan sekolah, pernikahan usia dini dan persoaln lainnya.

Indikator Pendidikan merupakan asset untuk mensejahterakan masyarakat di suatu daerah. Karena hanya dengan sumber daya yang memadai, segala potensi dapat dikembangkan dengan untuh untuk kesejahtraan masyarakat. Oleh sebab itu keterbukaan terhadap penyelenggaraan pendidikan harus dilakukan demi meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Pegunungan Bintang. Pemerintah harus memiliki inisiatif untuk memajukan daerah dari sisi pendidikan menjadi prioritas setiap kebijakan.

Perhatian pemerintah merupakan suatu pembangunan hukum yang mempunyai nilai ekonomi, dimana nilai tersebut akan berbasis pada nilai hak asasi manusia yang berdasarkan konsep kasih sayang dalam masyarakat lokal, karena rasa menikmati secara bersama hak_hak komunalnya atau menikmati panghasilan dari hasil _hasil lokalnya.

Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam urusan pembinan dan pengawasan indicator pendidikan. Pemerintah Daerah harus memaksimalkan kewenangan yang telah diberikan. Selanjutny, dalam pelaksanaan pembinan dan pengawasan, pemerintah daerah harus memperhatikan tata kelola pemerintah yang baik. Pemerintah Daerah dalam hal kewenangannya tersebut, jika tidak menjalankan dapat mengakibatkan kemunduran yang luar biasa.

Pemerintah daerah harus paham dan serius untuk melaksanakan perananya di bidang pembinaan dan terus melakukan pengawasan terhadap pendidikan sehingga pemerintah daerah dapat bertanggung jawab memberikan informasi kemajuan atau kemunduruan secara transparan.

Pendidikan harus mampu menciptakan kesejahteraan rakyat. Pemerintah daerah harus membuat kebijakan seperti peraturan daerah (perda) yang bertujuan untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat Pegunungan Bintang. misalnya, 1) Memastikan kemudahan ketersediaan pembangunan sekolah/perpustakaan,taman belajar,perpustakaan, dan fasislitas dan logistic lainnya; 2) Memberikan perlindungan jaminan kesehatan dan ketenagakerja guru kepada guru termasuk guru honorer; 3) Setiap sekolah mempunyai wifi,agar siswa bisa belajar dengan efisien dalam hal melihat dan mengikuti pendidikan dari kota-kota yang lebih maju.

Di sekolah,guru berlalu sebagai signifikan person bagi siswa,dan guru dapat menjadi fasilator dalam anak_anak mengembangkan diri terutama dalam perkembangan empati sebagai kompetensi dasar emosi dan sosial,yang dapat membentuk karakter anak yang baik,karena anak menjadi lebih sadar tentang diri dan orang_orang di lingkungannya.

 

Penulis: Peipkon Ningmabin

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *