Pencaker Minta Formasi CPNS 2021 BKD Akomodir 100 % OAP Pegunungan Bintang

  • Whatsapp
banner 468x60

OKSIBIL, TRIBUNPAPUA.ID— Puluhan Pencari Kerja (Pencaker) asal Pegunungan Bintang yang tergabung dalam Aliansi Pencaker Pegunungan Bintang mendesak dan meminta kepada pemerintah daerah melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk benar benar mengakomodir Orang Asli Pegunungan Bintang dalam tes CPNS formasi 2021 nanti.

Hal itu ditegaskan, Kotar Uropmabin, Koordinator Aliansi Pencaker Pegunungan Bintang kepada media ini, usai sosialisasi perjalanan tim bertemu MENPANRB di Jakarta, di Aula Knator KNPI Pegunungan Bintang pekan lalu.

Menurutnya, saat bertemun MENPANRB di Jakarta memang respon baik atas. Namun kewengan untuk 20 % dan 80 % itu diatur oleh Pemerintah daerah. “Formasi CPNS 2018 lalu, pemerintah daerah tidak mengambil kebijakan khusus terkait 80% dan 20%, untuk itu formasi CPNS 2021 harus mengakomodir orang asli”ujar Kotar Uropmabin.

Kotar menuturkan SDM Pegunungan Bintang yang sedang cari kerja ini harus diakomodir dalam formasi berikut. “Banyak Orang asli Pegunungan Bintang selesai pendidikan baik, S-1 maupun S2 yang lulus dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta di Indonesia” ucapnya.

“Dalam Penerimaan CPNS formasi 2021 nanti harus mengakomodir orang asli Pegunungan Bintang. Harus 100 % orang asli Pegubin”ujarnya.

Sementara, Yanus Delka, SE, anggota DPRD Pegunungan Bintang mengatakan formasi CPNS 2018 lalu menja pelajaran bagi pemerintah Daerah, baik Eksekutif maupun Legislatif guna memproteksi, memberdayakan dan mengakomodir Orang Asli Pegunungan Bintang dalam formasi CPNS 2021 mendatang.

“Formasi berikut di tahun 2021 nanti Orang asli Pegunungan Bintang harus diakomodir, dan diloloskan 100 %. Kuota juga harus dinaikan sampai 1000 orang”ucapnya. Pegunungan Bintang yang juga daerah Perbatasan tentu dengan melihat dan mempertimbangan aspek itu MENPANRB bisa menyetujui permintaan tersebut”ucap Yanus Delka anggota komisi C DPRD Pegubin tersebut.

Kami lembaga Legislatif akan mengupayakan untuk formasi berikut harus dinaikan. “Pegunungan Bintang yang sulit dijangkau dengan segala sector pembangunan,  kita butuh orang yang bekerja dengan jaminan hidup yang pasti untuk bekerja di daerah daerah terluar, terdepan di daerah ini”bebernya.

Menurutnya, kedepan pemerintah mendorong generasi penerus Pegunungan Bintang untuk kuliah di kesehatan, Pendidikan guru, jurusan teknik dan lainnya. Sehingga selesai pendidikan langsung terserap, ucap anggota DPRD dari Partai Golkar tersebut.

Fransiskus Kasipmabin

 

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *